Keberadaan website atau situs dibutuhkan bagi entitas bisnis untuk sarana sosialisasi online. Namun, website sebaiknya juga dilengkapi sistem keamanan yang memadai. Lalu, apa alasan pentingnya meningkatkan keamanan website tersebut? Simak 6 Tips Meningkatkan Keamanan Website artikel berikut ini
Bagi pelaku bisnis, keberadaan website membantu meraih tujuan yang diinginkan. Contoh penggunaannya antara lain menyajikan informasi mengenai perusahaan, tempat berinteraksi dengan pelanggan, hingga sarana promosi. Kepemilikan website resmi turut membantu meningkatkan nilai jual merek (brand awareness).
Meski demikian, website rentan mendapatkan masalah serius. Contoh paling nyata adalah peretasan yang membuat data-data di dalamnya dibobol. Permasalahan seperti ini dapat dicegah dan diatasi dengan meningkatkan keamanan website atau web security secara memadai
Apa itu Keamanan Website dan Alasan Perlu Diterapkan?
Keamanan website adalah serangkaian tindakan perlindungan atau protokol yang digunakan pengelola (admin) agar data website tetap aman dan terlindungi. Server dijaga supaya tidak mudah diretas hacker, mendapatkan serangan online, hingga ancaman keamanan data.
Sewaktu server website diretas, hacker memperoleh akses ilegal untuk masuk ke sistem. Mereka dapat mengambil data-data sensitif sampai mengacak-acak tampilan situs web.
Di sisi lain, serangan online juga bisa dialami website seperti penggunaan cross-site scripting (XSS) dan cross-site forgery (CSRF) untuk memanipulasi hingga mencuri data milik pengguna website. Fungsi keamanan website perlu selalu dijaga agar berbagai ancaman kompleks dunia maya tersebut dapat diatasi.
Penerapan keamanan website perlu segera dilakukan setidaknya karena alasan berikut:
1. Aktivitas peretasan terus meningkat
Jumlah website yang diretas setiap hari mencapai 30.000 sampai 50.000 per hari. Laman Sectigo menyebutkan, sepanjang 2021 ditemukan lalu lintas bot mencapai 42,3 persen dari semua lalu lintas data di internet yang sebagian besar adalah bot jahat.
2. Informasi perusahaan dan pelanggan perlu diamankan
Website yang memiliki aktivitas mengumpulkan nama, alamat email, nomor identitas diri, dan lainnya dari pelanggan perlu dijaga agar tidak dicuri hacker. Peretasan data pelanggan dan perusahaan rentan disalahgunakan.
3. Risiko hilangnya potensi pendapatan
Website yang diretas sudah pasti merugikan aktivitas bisnis, terutama jika situs tersebut juga dipakai untuk transaksi online. Ada banyak potensi pendapatan yang hilang.
4. Pemulihan website yang diretas lebih mahal
Website yang sudah terlanjur diretas, membutuhkan biaya lebih tinggi dalam pemulihannya. Data perusahaan di dalamnya mungkin sudah dihancurkan hacker setelah dicuri. Oleh sebab itu, membekali situs dengan keamanan website sebaiknya dimulai dari sekarang misalnya dengan menggandeng penyedia jasa pemeliharaan situs dari Toekang Digital.
Baca Juga 5 Tips Meningkatkan Page Speed
6 Cara Meningkatkan Keamanan Website
Keamanan website dapat ditingkatkan dengan melakukan berbagai langkah. Cara mencegah website agar tidak mudah diretas antara lain sebagai berikut:
1. Melakukan backup data situs secara rutin
Ancaman serangan online bisa terjadi kapan saja. Jika data dan informasi website senantiasa dibackup berkala di server lain, maka risiko kehilangan data bisa dicegah. Backup data dapat dilakukan harian, mingguan, hingga bulanan.
2. Pasang SSL
SSL (Secure Sockets Layer) yang diterapkan pada website membantu memberikan keamanan lebih baik. Protokol keamanan tersebut akan membuat tautan berupa enkripsi antara server web dengan web browser saat terjadi komunikasi online. Sistem enkripsi pada SSL mengubah URL dari HTTP menjadi HTTPS sehingga data-data pribadi lebih aman.
3. Menerapkan password kuat
Penggunaan password yang kuat membantu mencegah website diretas. Password website disarankan memakai kombinasi angka, hurus, dan karakter khusus.
4. Menerapkan login dengan two factor authentication
Two factor authentication (2FA) adalah verifikasi dua langkah yang biasa dipakai pada website, aplikasi, dan lainnya untuk login. Saat pengguna berhasil masuk ke akun dengan username dan password, mereka juga harus memasukkan OTP (one time password) yang dikirim lewat misalnya SMA atau email terdaftar. Dengan begitu, website tidak mudah diretas.
5. Pengaturan logout otomatis
Akun yang diatur bisa logout otomatis dapat mencegah kejahatan cyber. Biasanya akun akan otomatis logout setelah tidak aktif dipakai pada durasi waktu tertentu. Pemrosesannya pada website dapat memakai bantuan plugin misalnya Inactive Logout.
6. Memakai jasa hosting bonafide
Pemilihan layanan hosting juga penting sebagai cara meningkatkan keamanan website. Hosting bonafide akan membantu klien secara maksimal, termasuk dalam keamanan website. Konsultasikan permasalahan hosting dan keamanan website ini melalui Toekang Digital.